Desa Wisata Tanjung Tempat Belajar Bertani

Bertani atau  berprofesi sebagai petani merupakan tantangan tersendiri khususnya saat ini. Jumlah penduduk semakin lama semakin bertambah sedangkan lahan semakin berkurang dan jumlah pemukiman atau perumahan juga meningkat. Sementara tingkat konsumsi juga meningkat. Hanya saja nasib para petani tidak terlalu diutamakan dan kurang memperoleh perhatian. Akibatnya regenerasi petani pun terhambat. Tidak sedikit anak muda yang memilih merantau dibandingkan melanjutkan profesi kedua orang tua sebagai petani karena tingkat kesejahteraan petani yang belum terjamin. Namun belakangan keberadaan desa wisata petani memberikan pintu harapan yang berbeda. Profesi lebih memperoleh perhatian dan pengunjung tentu lebih menghargai kerja keras para petani. Salah satunya adalah Desa Wisata Tanjung.

 

Selintas Desa Wisata Tanjung

 

Desa wisata tanjung terletak di Donoharjo, Ngaglik, Sleman atau tepatnya di Jalan Palagan Tentara Pelajar Km. 11. Sekitar 5 km dari Monumen Jogja Kembali ke arah utara dan membutuhkan waktu sekitar 30 menit atau lebih jika macet jika dari Kota Yogyakarta. Salah satu dari daftar desa wisata di Sleman Jogya ini terdiri dari tiga pedukuhan yaitu Tanjung, Panasan dan Bantarjo. Ketiga pedukuhan tersebut terdiri dari 6 RW dan 11 RT.

 

Desa wisata yang diresmikan sejak 1 Juli 2001 ini memiliki jumlah penduduk berkisar 1.600 jiwa dan sebagian besar menggantungkan sumber penghasilan berasal dari bertani. Sejak diresmikan sebagai desa wisata, jumlah pengunjung baik dari dalam negeri maupun luar negeri semakin bertamabah.  Kuantitas pengunjung semakin banyak pada saat masa liburan sekolah. Banyak sekolah yang membawa anak didiknya wisata di desa ini sambil mengenal maupun belajar tentang dunia pertanian.

 

Memiliki Area Persawahan yang Luas

 

Ketika berada di Desa Wisata Kembang Arum Kabupaten Sleman mungkin akan terasa berbeda ketika berada di desa lainnya. Hal ini disebabkan setiap tempat memiliki karakter maupun potensi yang berbeda. Desa wisata Tanjung ini merupakan sebuah desa dengan areal persawahan yang luas dibandingkan yang lain. Tidak heran jika sering disebut sebagai desa agraris.

 

Sebelumnya areal persawahan yang ada murni untuk bertani para petani. Namun sejak menjadi desa wisata ada beberapa area persawahan tersebut juga digunakan untuk para wisatawan yang ingin belajar bertani dan merasakan betul bagaimana kesulitan terbesar para petani ketika menanam padi di sawah. Para wisatawan baik dari dalam maupun luar negeri bisa mencoba bagaimana cara mengolah tanah, menanam maupun memanen padi serta menjemurnya.

 

Ditambah dengan suasana alam yang ada tentu semakin menambah nyaman para wisatawan. Asrinya tempat tersebut memberikan perasaan tenang selama berinteraksi dengan para warga. Kesempatan bertani yang disediakan tentu jangan sampai disia-siakan. Kegiatan bertani juga bisa ditemui di Desa Wisata Srowolan. Namun karena mayoritas warga Tanjung adalah bertani maka akan lebih mudah bagi Anda yang ingin bertanya lebih lanjut tentang pertanian tradisional.

 

Potensi Wisata

 

Keuntungan berlibur di desa wisata karena masing-masing memiliki potensi wisata tersendiri yang menjadi ciri khas desa tersebut. Misalnya ingin belajar menenun tentu saja Anda sebaiknya mengunjungi Desa Wisata Sangubanyu sementara jika ingin mengetahui seluk-beluk membuat kerajinan bambu maka Desa Wisata Sendari adalah tempat yang paling tepat.

 

Sedangkan jika ingin bertani maka Tanjung lah tempatnya. Selain itu desa ini juga tetap mempertahankan seni tradisional seperti ciciblung, sebuah teknik bermain nada dengan menepuk air di aliran sungai. Permainan ini besar kemungkinan tidak bisa ditemukan di daerah lain.

 

Rumah Joglo Unik

 

Pada saat berada di desa wisata Dlingo maupun desa wisata lain selalu ada hal menarik. Pun di Tanjung karena Anda akan menemukan rumah joglo unik dan berusia lanjut karena saat ini usianya berkisar 200 tahun. Rumah tersebut merupakan simbol tentang orang-orang berada dan sudah mengalami renovasi.

 

Jadi, jangan terlalu kecewa ketika berada di sana bentuk rumah sama namun ada banyak perubahan yang dilakukan. Rumah tersebut terdiri dari beberapa bagian yaitu pendopo, pringgitan, ndalem, senthong dan gandhok. Setiap bagian rumah tersebut tentu memiliki fungsi masing-masing. Jika Anda penasaran maka sebaiknya meluangkan waktu berkunjung ke Desa Wisata Tanjung.

 

Alamat: Tanjung, Donoharjo, Ngaglik, Donoharjo, Kec. Sleman, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta 55581
No Telp: 0274- 869786