Menilik Kegiatan Warga Kalirandu di Monumen KB/APSARI

Beberapa monumen atau tugu dibangun untuk memperingati sebuah peristiwa bersejarah yang telah terjadi di masa lampau di lokasi tersebut. Namun ada pula monument yang dibangun sebagai symbol kesuksesan atau keberhasilan suatu program yang diselenggarakan oleh pemerintah demi kesejahteraan warganya. Seperti yang terdapat di Dusun Kalirandu Bantul dengan adanya Monumen KB/APSARI.

 

Lokasi Monumen KB/Apsari

 

Alamat Monumen KB/APSARI tepatnya berada di Desa Kalirandu, Kasihan, Bantul, Jogja . Lokasinya berada sejauh 12 km dari pusat kota Jogja dan memakan waktu sekitar 30 menit perjalanan. Dari kota Jogja pengunjung bisa memilih rute melewati Jalan Nasional II menuju Kecamatan Kasihan, atau bisa juga melewati Jalan Bugisan Selatan menuju Kasihan.

 

Akses menuju lokasi sudah sangat baik namun sayangnya hanya bisa dijangkau dengan kendaraan pribadi. Bila pengunjung ingin menggunakan kendaraan umum maka bisa juga menggunakan ojek. Bila pengunjung mengalami kesulitan menemukan lokasi maka bisa mengandalkan bantuan Google Maps.

 

Sejarah Monumen KB

 

Seperti Monumen TNI- AU Ngoto maupun Museum HM Soeharto yang dalam pembangunannya tentu memiliki tujuan ataupun penghormatan terhadap suatu peristiwa dan sosok teladan yang patut dikenang. Monumen Apsari ini dibangun berdasarkan keberhasilan warga Desa Kalirandu terutama untuk ibu- ibunya yang telah menyukseskan pelopor program KB (Keluarga Berencana).

 

Monumen ini dibangun pada tahun 1986 diresmikan oleh KGPAA Paku Alam VIII dimana keberhasilan kegiatan KB tersebut bertujuan agar kesejahteraan keluarga semakin meningkat dengan diisi berbagai kegiatan yang produktif.

 

Sayangnya pada tahun 2012 monumen ini rusak terdampak angin puting beliung. Hingga kemudian direnovasi kembali dan selesai pada tahun 2015. Pada tahun inilah peresmian kembali terhadap monument ini dilakukan. Ditandai dengan adanya acara merti desa dan perbaikan kelengkapan fasilitas untuk warga yaitu dengan membuat pendhopo di belakang monument yang masih satu area dengan monument tersebut. Sedangkan nama APSARI itu sendiri merupakan kependekan dari Akseptor Satuhu Lestari.

 

Suasana Monumen APSARI

 

Mendengar kata monumen, pada umumnya yang terbayang tentu bagunan tugu yang tinggi menjulang, atau setidaknya batu besar dengan prasasti di dindingnya. Namun tidak demikian dengan monument KB ini. bentuk monumen hanyalah sebuah batu yang berukuran sedang bahkan cenderung kecil untuk ukuran monument dan ditempel prasasti  tanggal peresmian.

 

Perbaikan monumen pada tahun 2015 tersebut pada area monumen dibangunlah pendhopo yang dilakukan oleh warga masyarakat Desa Kalirandu. Pada saat itu warga mendirikan pendhopo sekaligus melakukan merti desa dan dimeriahkan dengan pagelaran kesenian wayang. Acara merti ini ditujukan untuk tetap melestarikan budaya bangsa meskipun sudah berada pada jaman yang lebih modern dan maju.

 

Kegiatan di Pendhopo APSARI

 

Pembangunan pendhopo oleh masyarakat setempat bukan tanpa tujuan. Adanya kelengkapan sarana tersebut adalah demi kebaikan bagi warga desa setempat. Pendhopo yang berbentuk rumah khas Jawa atau joglo di area monument tersebut digunakan untuk wadah berbagai kegiatan masyarakat desa. Selain itu kegiatan yang berhubungan dengan peningkatan kesejahteraan keluarga pun juga diselenggarakan di pendhopo ini. Tentunya kegiatan positif yang sesuai dengan tujuan didirikannya monument Apsari. Beberapa kegiatan yang diselenggarakan ibu- ibu desa antara lain pos yandu balita, pos yandu lansia, dan giat motivasi bagi keluarga.

 

Fasilitas Monumen

 

Di setiap objek wisata, kelengkapan fasilitas merupakan hal yang penting bagi kenyamanan pengunjung. Namun pada objek wisata seperti monumen maupun tugu prasasti biasanya memang tidak dilengkapi dengan berbagai fasilitas lengkap karena terkadang lokasinya hanya terletak di sudut kota maupun desa.

 

Pengunjung yang datang ke monument ini bisa menikmati suasana pedesaan yang masih asri dan alami. Hawa segar khas pedesaan tentu terasa pada saat mengunjungi monument ini. Di sini aktivitas yang dapat dilakukan pengunjung adalah melihat area monument dan melihat kegiatan warga dusun Kalirandu. Kegiatan ini mungkin akan lebih berguna bagi kelompok PKK atau darma wanita yang ingin studi banding mengenai kegiatan yang berkaitan dengan Keluarga Berencana. Bila memiliki waktu luang, tak ada salahnya datang ke Monumen KB/ APSARI di Bantul.