Mengenang Perjuangan Rakyat Sedayu di Monumen Brimob

Masih ada satu lagi tempat bersejarah yang mengandung kisah perjuangan rakyat Indonesia beserta para aparat yang gugur dalam mempertahankan kemerdekaan pasca tahun 1945. Sudah selayaknya sebagai penerus bangsa patut paling tidak mengetahui berbagai peristiwa tersebut dengan mengenang dan menghormati jasa- jasa mereka. Seperti yang dilakukan oleh pendahulu dengan membangun monument dan prasasti, salah satunya Monumen Brimob di Sedayu bantul.

 

Lokasi Monumen Brimob

 

Monumen Brimob Argomulyo tepatnya berada di Dusun Sengon Karang, Desa Argomulyo, Sedayu, Bantul, Jogja. Monumen ini mudah ditemukan lokasinya karena hanya berjarak 300 meter di sebelah selatan Stasiun Rewulu Sedayu. Dari pusat kota Jogja monument ini berjarak sejauh 11 km dapat ditempuh selama 30 menit perjalanan.

 

Akses menuju lokasi sudah bagus, pengunjung dapat menjangkaunya dengan kendaraan pribadi. Rute yang dipilih dari Kota Jogja bisa melalui Jalan Godean atau Jalan Raya Yogya-Wates. Bila pengunjung kesulitan menemukan lokasi maka bisa mengandalkan bantuan Google Maps.

 

Sejarah Perjuangan Rakyat

 

Monumen Brimob berbeda dengan Monumen KB/APSARI, bila monument KB dibagun bertujuan untuk mewujudkan keluarga yang sejahtera, Monumen Brimob dibangun untuk mengenang sejarah perjuangan rakyat Sedayu dan para anggota Brimob yang gugur dalam perlawanan terhadap Belanda pada era paska kemerdekaan.

 

Pada masa setelah Serangan Umum 1 Maret 1949 pihak Belanda melakukan penyisiran penduduk di wilayah Kemusuk, Sedayu. Dalam peristiwa ini banyak penduduk dan anggota Brimob yang menjadi korban. Dari penduduk sipil sebanyak 202 orang dan 68 anggota Brimob. Kemudian pada perlawanan berikutnya di Dusun Watu penduduk yang menjadi korban sebanyak 102 orang dan 18 anggota Brimob.

 

Kemudian di area desa perlawanan tersebut dibangunlah monument dan beberapa prasasti untuk mengenang jasa para korban dan peristiwa sejarah tersebut. Bangunan monumen berbentuk seperti bendera yang sedang berkibar agak melengkung dengan ujung paling tinggi 17 meter. Pada dinding monumen terdapat relief yang menggambarkan perjuangan rakyat pada masa itu. Monument ini juga disebut dengan Monumen Palagan Watu karena perjuangan penduduk di Dusun Watu.

 

Bila diperhatikan dengan detail, pembangunan monument ini memang memiliki arti penting dalam kaitannya dengan kemerdekaan Indonesia. Hal itu terlihat pada symbol- symbol yang dipakai pada bangunan monumen. Puncak tertinggi monument yang berukuran 17 meter melambangkan tanggal 17, anak tangga menuju pelataran monumen berjumlah 8, dan terdapat 45 buah petak cor pada bawah monument. Semua itu bisa dimaknai sebagai hari kemerdekaan Indonesia pada tanggal 17 Agustus 1945.

 

Suasana Sekitar Monumen

 

Pengunjung yang datang ke monumen ini akan mendapatkan tambahan pengetahuan dan wawasan perjuangan rakyat Sedayu pada khususnya pada jaman setelah kemerdekaan. Mereka bisa membaca kisah- kisah dan nama para korban maupun anggota Brimob yang gugur dalam pertempuran di prasasti yang berada di sekitarnya.

 

Area ini masih sangat alami dan asri disekitarnya banyak pohon- pohon tinggi dan hijau. Suasananya sangat cocok untuk rekreasi dan bisa dijadikan tujuan untuk penggemar olah raga sepeda. Menyusuri jalanan pedesaan yang masih hijau dengan pemandangan dan udara segar tentu sangat menyenangkan.

 

Masih Terawat Dengan Baik

 

Makin ke sini, beberapa tempat bersejarah terkadang luput dari perhatian masyarakat maupun pemerintah. Sehingga tak sedikit yang keadannya memprihatinkan dan rusak karena tidak terawat dengan baik. Padahal dengan merawat peninggalan sejarah tersebut kita bisa merasa berterima kasih atas pengorbanan mereka dan bersyukur atas segala kemudahan yang didapat di jaman sekarang.

 

Kabar baiknya hal itu tidak terjadi pada monumen ini. Kepolisian khususnya Brimob sangat menjaga dan merawat monumen ini dengan baik. Mereka melakukan kerja bakti untuk membersihkan area monument secara berkala. Tak heran kondisi dan wilayah area bangunan ini selalu rapi, hijau, dan bersih sehingga nyaman untuk didatangi dan bagus untuk dijadikan lokasi foto hunting. Tak hanya dikunjungi namun lokasi ini seing dijadikan tempat untuk peringatan acara hari besar seperi Upacara Kemerdekaan maupun hari- hari besar Kepolisian lainnya. Jadi, jangan ragu lagi untuk segera berkunjung ke Monumen Brimob ya.