Napak Tilas Sosok Pangeran Diponegoro Di Goa Selarong

Topografi daerah Bantul yang masuk dalam rangkaian karst memang memiliki banyak keunikan seperti banyaknya goa, sungai bawah tanah, gunung api pruba, dll. Diantara banyak goa yang terdapat di wilayah ini ada beberapa yang memang memiliki sejarah berkaitan pada jaman dahulu. Baik tentang sejarah perjuangan maupun sejarah mistik yang berhubungan dengan mitos maupun masa kerajaan.

 

Goa di Bantul

 

Salah satu goia di Bantul yang terkenal adalah Goa Selarong. Goa ini luamayan ramai dikunjungi oleh wisatawan pada hari libur. Rata-rata pengunjung penasaran akan cerita dibalik misteri Goa Selarong yang identic dengan sosok pahlawan Pangeran Diponegoro. Goa yang terkenal sebagai tempat persembunyian oleh Pangeran Diponegoro dari kejaran Belanda.

 

Dahulu sejarahnya adalah goa ini merupakan tempat untuk berlindung Pangeran Diponegoro dari incaran Belanda setelah rumah beliau dibakar. Di tempat inilah beliau kemudian tinggal bersama istrinya dan menyusun strategi balas dendam kepada Belanda dengan teknik perang gerilya. Oleh sebab itu goa ini menjadi salah satu goa yang memiliki nilai historis bagi kemerdekaan Indonesia.

 

Melihat lokasinya, goa ini memang layak dijadikan tempat persembunyian karena berada di ketinggian sekitar 35 meter dari permukaan tanah dan berada di perbukitan kapur. Untuk menuju ke goa pun harus menaiki anak tangga yang jumlahnya ratusan sejauh hampir 400 meter. Di sekitar goa banyak ditutupi oleh tumbuhan yang lebat dan terkesan suram. Tak heran bila banyak yang menyebut Goa Selarong angker. Namun kini goa ini sudah ditata untuk ramah wisatawan, jadi tak perlu takut lagi untuk mengunjunginya.

 

Ruangan Dalam Goa Selarong

 

Sampai di mulut goa, pengunjung dapat melihat patung Pangeran Diponegoro dengan pakaian putih- putih menunggang kuda. Pintu goa konon adalah hal yang dianggap memiliki kesan mistis karena pada saat Belanda mencari Pangeran Diponegoro pintu ini seakan tertutup mereka tidak melihat adanya orang di dalamnya padahal beliau sedang berada di dalamnya.

 

Untuk menuju ke tempat tinggal pangeran, pengunjung harus berjalan lagi sekitar 200 meter dan akan terdapat dua buah goa yaitu Goa Kakung dan Goa Putri. Sesuai namanya Goa Kakung adalah tempat Pangeran Diponegoro dengan lebar goa hanya 2 meter dan kedalaman 1.5 meter. Sedangkan Goa Putri adalah tempat untuk istri beliau Raden Ayu Ratnaningsih dengan lebar goa 3 meter.

 

Banyak pengunjung yang datang ke goa ini untuk semedi atau menyepi di ruangan- ruangan yang ada di goa. Terbukti dengan adanya beberapa dupa yang ada di ruangan tersebut. Bahkan pada hari- hari tertentu seperti Jumat Kliwon dari dalam goa sering terdengar music gamelan jawa yang sedang dimainkan. Namun yang terdengar hanyalah suaranya saja.

 

Daya Tarik Selain Goa

 

Setelah puas menyusuri goa, masih di area goa, terdapat air terjun Goa Selarong yang merupakan daya tarik wisatawan selain melihat isi goa. Air terjun ini memiliki keindahan yang tak boleh dilewatkan, terlebih bila datang pada saat debit airnya sangat banyak. Airnya deras mengalir jatuh ke bawah menimbulkan suasana kesegaran dengan suara gemericiknya. Bila musim kemarau debit air terjun menjadi tak sederas biasanya.

 

Lokasi Goa Selarong

 

Goa ini terletak di Desa Guwosari, Bantul, Jogja. Dari pusat kota Jogja, rute yang dipilih bisa melewati jalan Bantul menuju ke Jalan Selarong. Terus mengikuti Jalan Selarong hingga 20 menitan perjalanan kemudian akan ada papan petunjunk menuju Goa Selarong. Akses jalanan menuju lokasi goa sudah baik. Namun bila pengunjung masih kesulitan menemukan lokasi bisa menggunakan bantuan Google Maps atau bertanya kepada warga sekitar.

 

Kelengkapan Fasilitas

 

Goa Selarong buka setiap hari pada pukul 08.00- 16.00 WIB. Waktu yang paling pas untuk mengunjungi goa adalah pada siang ke sore. Harga tiket masuk untuk Goa Selarong adalah Rp. 4.000,00. Fasilitas yang tersedia di sekitar lokasi sudah cukup seperti toilet, mushola, pendhopo istirahat, dan warung.

 

Masih banyak goa lain untuk dijelajah seperti Goa gajah, Goa Sunan Mas (Surocolo), dan Goa Nogobumi, tapi sempatkan dulu berkunjung ke Goa Selarong.