Awali Wisata Rohani di Gereja Ganjuran

Membahas objek wisata Yogyakarta memang seakan tak ada habisnya. Para wisatawan yang berkunjung ke Yogyakarta pastilah sudah memiliki rencana tempat mana saja yang akan didatangi. Masing- masing memiliki tujuan sendiri sesuai dengan minatnya ada wisata pantai, wisata budaya, wisata sejarah, bahkan wisata rohani. Banyak pula yang berekreasi sekaligus beribadah dengan mendatangi tempat- tempat yang memiliki nilai religious seperti masjid agung, gereja, candi, dll. Seperti yang akan dibahas dibawah ini adalah salah satu tujuan wisata rohani bagi umat Katholik yaitu Gereja Ganjuran.

 

Mengenal Gereja Ganjuran

 

Indonesia merupakan negara yang kaya dengan keanekaragaman budaya dan agamanya. Namun begitu kehidupan masyarakatnya tetap saling menjaga kerukunan antar umat beragama dan hidup berdampingan dengan damai. Gereja Ganjuran adalah salah satu gereja yang sudah sangat tua berdiri di Kabupaten Bantul. Sejarah Gereja Ganjuran berawal pada masa pemerintahan Kolonial Belanda, yaitu keluarga Schmutzer sebagai pengelola pabrik gula Gondan Lipuro membuat gereja sebagai bentuk kepedulian sosial untuk karyawan pabrik dan warga sekitar.

 

Gereja yang dibangun Schmutzer pada mulanya bernama Gereja Hati Kudus Tuhan Yesus, namun kini lebih dikenal dengan Gereja Ganjuran karena lokasinya yang berada di Desa Ganjuran. Dengan berdirinya gereja tersebut masyarakat sekitar menjadi lebih tertata kehidupannya karena mengikuti nilai ajaran dari gereja tersebut. Hingga akhirnya banyak masyarakat sekitar yang menjadi penganut Katholik.

 

Pada tahun 1927 Schmutzer mendirikan candi di komplek gereja setinggi 10meter sebagai wujud syukur atas kesuksesan pabrik gulanya. Candi Hati Kudus Tuhan Yesus ini merupakan perpaduan kultur dengan corak Hindu namun patung Yesus didalamnya digambarkan dengan pakaian dan wajah Jawa. Sayangnya gereja ini sempat terdampak gempa besar Yogya pada tahun 2006, namun setelahnya dilakukan pemugaran hingga kompleknya seluas 2,5Ha.

 

Lokasi Gereja Ganjuran

 

Gereja Ganjuran berada di Jalan Ganjuran, Desa Sumbermulyo, Kecamatan Bantul, Yogyakarta. Dari pusat kota Yogya dapat ditempuh selama kurang lebih 40 menit sejauh 18km. Rute yang dipilih dari Kota Yogya bisa melalui Jalan Parangtritis atau Jalan Bantul untuk menuju Ganjuran. Kondisi jalanan menuju gereja ini sudah sangat bagus. Bila pengunjung kesulitas menemukan lokasi maka bisa mengandalakan bantuan GoogleMaps.

 

Kelebihan Gereja Ganjuran

 

Pesona yang ditawarkan oleh Gereja Ganjuran adalah dengan beribadah pengunjung sekaligus dapat berwisata. Gereja ini memiliki keunikan dari bentuk arsitekturnya dan perpaduan budaya yang ditampilkan. Atap gereja dibuat dengan gaya Eropa dihiasi salib besar pada ujungnya. Pada bangunan bawahnya memakai konsep Jawa ditandai dengan bangunannya yang berbentuk joglo dan ukiran jawa. Begitu pula dengan relief Yesus yang digambarkan dengan memakai pakaian jawa dan berwajah seorang jawa. Sedangkan pada candinya tampak penggunaan budaya Hindu Budha.

 

Pengunjung dapat mengikuti kegiatan paroki Gereja Ganjuran serta terdapat Gereja Ganjuran jadwal misa yang diselenggarakan dengan bahasa Jawa dan diiringi dengan music gamelan.Gereja ini memang masih mempertahankan nilai budaya Jawa dalam pelaksanaan ibadahnya. Suasana di kompleks ini sangat teduh dan sejuk dengan banyaknya pohon pinus yang menaungi area gereja dan candi.Keindahan relief candi dan megahnya bagunan gereja ini membuat pengunjung betah untuk beribadah di sini.

 

Selain beribadah, pada bawah candi terdapat mata air yang sangat jernih dan bersih diberi nama Perwitasari. Air tersebut dipercaya memiliki khasiat untuk dapat menyembuhkan berbagai penyakit. Banyak orang yang datang berdoa di pelataran candi kemudian mengambil air tersebut untuk pengobatan. Banyak pula testimoni pengunjung yang sudah merasakan manfaat air tersebut.

 

Fasilitas Gereja Ganjuran

 

Kompleks Gereja Ganjuran dengan luas mencapai 2.5Ha memiliki banyak fasilitas yang sudah lengkap. Fasilitas yang dapat dinikmati oleh pengunjung antara lain area parkir yang luas, terdapat candi, pastoran, klinik, hingga terdapat sekolahan. Pengunjung pun dapat mengunjungi gereja ini di sore hari dengan suasana gereja yang lebih syahdu karena penerangan yang menempel di pohon pinus di pelataran candi.

 

Bila pengunjung suka dengan wisata bersejarah lainnya maka dapat mengunjungi Watu Lumbung dan makam raja-raja Imogiri Bantul yang pastinya akan menambah pengalaman dan pengetahuan akan sejarah. Demikianlah sekelumit liputan tentang Gereja Ganjuran.