Berburu Hiasan Rumah di Desa Kerajinan Gerabah Panjangrejo

Di Jogja terdapat banyak desa yang dikembangkan potensi uniknya untuk menjadi sebuah desa yang menarik dan bernilai lebih sehingga dapat meningkatkan taraf perekonomian penduduknya. Begitu pula dengan meningkatnya sektor bidang pariwisata daerahnya. Beberapa diantaranya bahkan mendapat penghargaan di bidang ekenomi kreatif maupun pemberdayaan desa dan masyarakatnya di dalam maupun luar negeri.

 

Alternative Kasongan

 

Desa Kerajinan Gerabah Pangjangrejo memang tak setenar Kasongan yang lebih dahulu terkenal dengan penghasil produk gerabahnya sejak jaman sebelum kemerdekaan. Sentra kerajinan Panjangrejo ini mulai ada pada tahun 1978 dengan produksi gerabahnya yang mampu menyerap banyak tenaga kerja. Hasil produksinya pun tak kalah menarik seperti kap lampu, topeng, tempat lilin, vas, dll. pada tahun 2003 desa ini ditetapkan sebagai desa wisata karena potensinya yang unik dank has serta memiliki potensi keindahan alam.

 

Produk Inovasi Pasca Gempa

 

Pada tahun 2006 industri di desa kerajinan gerabah Panjangrejo Yogyakartasempat terpuruk akibat gempa. Namun setelahnya justru para pengrajin di Dusun Pundong ini bangkit bahkan memiliki inovasi dalam hasil produksinya. Dengan dibantu ide dari mahasiswa ISI yang magang di kawasan tersebut, mereka memproduksi gerabah baru dengan jenis gerabah cover yang berarti produk gerabah difinishing dengan cara dilapis dengan material lain sebagai aksen seperti rotan, pelepah pisang, kulit telur, maupun eceng gondok.

 

Inovasi ini pun disambut baik oleh konsumen sehingga mereka memproduksi masal bentuk dan jenis yang disukai oleh pembeli. Namun mereka pun tetap memproduksi jenis klasik andalan seperti terracotta atau tamarine yang dibuat tanpa tambahan kimiawi dan lebih diminati oleh pangsa asing.

 

Lokasi Gerabah Panjagrejo

 

Desa pengrajin Panjangreo terletak di Kecamatan Pundong, Bantul, Yogyakarta. Jaraknya sekitar 14 km menuju arah selatan dari Kabupaten Bantul. Akses menuju desa ini sangat mudah dijangkau dengan kendaraan pribadi atau umum dengan menyambung ojek. Medan yang ditempuh menuju lokasi pun sudah sangat baik. Bila kesulitan menemukan lokasi maka dapat menggunakan bantuan Google Mpas.

 

Tak Hanya Gerabah

 

Seperti desa wisata pada umumnyadesa wisata batik kayu krebet, dan desa wisata kebon agung. Desa wisata Panjangrejo tak hanya menonjolkan produk gerabah yang dimilikinya namun juga potensi lain yang menjadi andalan desa. Hal itu antara lain adalah keindahan alam desanya. Suasana desa yang masih sangat asri dan hijau merupakan daya tarik tersendiri bagi pengunjung selain berburu gerabah.

 

Selain keindahan alam, desa ini akan dikembangkan pula wisata dengan basis kuliner khas pedesaan atau lokal. Dengan harapan pengunjung bisa mendapatkan manfaat berupa merasakan khasanah budaya sekaligus ragam makanan khas desa bila datang ke sini. Oleh sebab itu penduduknya pun diedukasi tentang sosiopreneur untuk pemberdayaan masyarakat yang sadar wisata maupun wirausaha.

 

Biasanya pengunjungmelihat koleksi gerabah yang dihasilkan oleh para warga dengan berkeliling di showroom yang tersedia. Inovasi gerabah cover sangat unik dank has untuk dijadikan pemanis ruangan maupun souvenir untuk kerabat. Harga dan desain sangat bervariasi mulai dari Rp 15.000,00. Setelahnya pengunjung dapat berkeliling untuk menikmati desa yang masih asri kemudian berakhir dengan menikmati jajanan kuliner khas desa Panjangrejo.

 

Bisnis Souvenir

 

Piknik tak harus selalu menghabiskan uang, terkadang dalam agenda perjalanan timbullah ide- ide bisnis maupun usaha yang berhubungan dengan tempat yang didatangi. Seperti mengunjungi desa wisata kerajinan kulit mandingmungkin pengunjung akan menerima jastip berupa tas kulit atau produk berbahan kulit yang bisa dijumpai ketika di Manding. Begitu pula bila datang ke Desa Panjangrejo.

 

Bagi pengunjung yang tertarik membuka link bisnis atau usaha dibidang souvenir pernikahan, daerah ini merupakan tempat yang tepat untuk kulakan. Para pengrajin dapat memproduksi produk gerabah mungil- mungil untuk souvenir wedding maupun sesuai permintaan. Pengunjung dapat terlebih dahulu membeli sampel atau memfoto berbagai produknya untuk dipasarkan. Tentunya dengan harga yang bagus karena berasal langsung dari produsen.

 

Asik bukan datang ke Desa Kerajinan Gerabah Pangjangrejo, selain pikinik, belanja, pengunjung juga bisa sekaligusberbisnis dan memberdayakan ekonomi masyarakat lokal.