Simak 4 Tips Ini Sebelum Mengunjungi Candi Abang

Berapa banyak candi yang sudah Anda kunjungi ketika berada di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta? mungkin hanya beberapa candi saja yang dikenal selama ini. Candi Prambanan, Candi Boko, Candi Kalasan, atau Candi Ijo. Padahal masih banyak candi-candi lain yang tersebar. Setiap candi pun memiliki cerita masing-masing. Banyak mitos yang terdengar. Hal ini justru semakin memberikan daya tarik. Membuat orang penasaran dan ingin mengunjunginya. Apalagi saat ini, semakin sering dibicarakan terlebih di media sosial membuat orang tidak ingin ketinggalan dengan yang lain. Salah satunya adalah Candi Abang.

 

Sekilas tentang Candi Abang

 

Candi abang berada di Dusun Sentonorejo, Desa Jogotirto, Kecamatan Berbah, Kabupaten Sleman, DIY. Desa ini memiliki pemandangan alam yang eksotis. Nuansa pedesaan khas Jogya dengan perbukitannya juga tidak kalah menarik. Desa ini dikenal juga sebagai Desa Wisata Candi Abang. Jadi bisa menjadi paket lengkap wisata yang menyenangkan. Anda bisa menikmati kehidupan masyarakat pedesaan sekaligus mengunjungi candi. Atau jika Anda hanya ingin melihat candi karena rasa penasaran pun tidak ada yang melarang. Apalagi tiket masuk candi abang juga cukup terjangkau.

 

Berdasarkan sejarah candi Abang dikatakan bahwa candi ini peninggalan Hindu. Candi ini dijelaskan dibangun pada zaman Kerajaan Mataram Kuno sekitar abad 9 dan 10. Dinamakan Candi Abang karena susunan candi memang berbeda kebanyakan candi lain yang menggunakan batu andesit.

 

Candi ini menggunakan batu bata merah (abang). Candi tersebut memiliki bentuk seperti piramida dan ada sumur bagian tengahnya. Candi tersebut memiliki ukuran 36 meter x 34 meter dengan tinggi belum diketahui secara pasti. Tangga pada candi terbuat dari batu putih atau dikenal sebagai batu gamping. Ada pula batu-batu andesit namun masih belum ada yang  mengetahui fungsi batu-batu tersebut. 

 

Mitos Seputar Candi

 

Keberadaan gua atau candi biasanya membawa mitos-mitos atau cerita pendukung di baliknya. Begitu pula dengan candi ini. Ada beberapa mitos yang tersebar di masyarakat. Misalnya keberadaan Kyai Jagal yang konon memiliki badan yang besar dan tegap serta memiliki rambut panjang di sekitar candi. Konon, kyai tersebut memperoleh kepercayaan untuk menjaga candi karena di dalam candi tersimpan sebongkah emas berbentuk anak kerbau.

 

Bisa jadi ini dihembuskan untuk mencegah kebiasaan sebagian kecil masyarakat dulu yang suka mencari pesugihan (kekayaan dengan cara gaib). Selain itu ada pula cerita yang mengatakan bahwa pada saat tertentu candi tersebut dipayungi awan merah. Tidak semua orang bisa melihatnya. Konon dihubungan dengan keberuntungan orang yang bisa melihat. Tentu saja mitos-mitos tersebut diragukan kebenarannya. Namun jika Anda datang ke candi-candi lain misalnya candi sari atau candi lainnya, mungkin bisa menemukan mitos yang berhubungan dengan candi tersebut.

 

4 Tips Mengunjungi Candi Abang

 

Ketika mengunjungi Candi Ratu Boko seringkali disarankan saat sore atau menjelang matahari terbenam. Hal ini tidak lain karena pemandangan matahari terbenam di candi Boko ini begitu eksotis. Nah, berikut ini ada 4 tips mengunjungi candi abang yang banyak disarankan, yaitu:

 

  1. Mengunjungi candi Abang saat musim penghujan. Lokasi candi ini dikenal juga sebagai bukit teletubbies. Hal ini dikarenakan bentuknya seperti gundukan dengan rumput-rumput hijaunya. Jika musim hujan tentu rumput tersebut tumbuh subur, sehingga bukit itu pun seperti bukit teletubbies.
  2. Pagi sebelum matahari terbit dan sore saat matahari terbenam adalah waktu yang tepat ke candi ini.
  3. Jika mengunjungi tempat ini diantara pagi dan sore bahkan siang hari, sebaiknya membawa penutup kepala, payung maupun topi untuk menghindari panas yang terlalu terik.
  4. Membawa tikar, makanan dan minuman. Duduk-duduk sambil menikmati pemandangan sembari menikmati bekal. Piknik yang epik.
Cara Menuju Candi Abang

 

Wisata ke Candi Gebang maupun candi-candi lain selalu membawa hal berbeda. Bagi penggemar fotografi tentu semakin menambah koleksi foto epik yang dimiliki. Semakin banyak candi yang dikunjungi tentu semakin banyak pengalaman bahkan bisa berbagi cerita dalam proses pengambilan fotonya.

 

Termasuk berbagi mengenai rute candi abang yang cukup mudah. Hanya sekitar 1,5 km barat Jalan Raya Jogja – Piyungan. Akses cukup mudah dan jika bingung maupun ragu-ragu bisa bertanya pada penduduk sekitar tentang cara menuju lokasi candi Abang.

 

Alamat: Blambangan, Jogotirto, Berbah, Sleman Regency, Special Region of Yogyakarta 55573