Piknik ke Situs Payak, Bisa Sekalian Mampir ke Taman Kebon Empring

Masih di area yang tak jauh dari Bukit Bintang terdapat satu situs yang masih dirawat dengan sangat baik. Kondisinya sangat baik dan rapi, hawa di sekitarnya pun masih sejuk. Jika ingin memiliki rute untuk gowes yang baru, menuju ke situs ini bisa dijadikan alternative wisata. Sembari olah raga bisa menambah wawasan sejarah. Tempat itu adalah Situs Payak.

 

Lokasi Situs Payak

 

Situs Payak beralamat di Desa Srimulyo, Kecamatan Piyungan, Bantul, Jogja. Tempatnya masih berada di satu kawasan desa dengan situs Batu Songkamal. Situs ini tepatnya berada hanya sejauh 200 meter dari Jalan Raya Yogya-Wonosari Km 12 masuk dalam Kecamatan Piyungan, bukan Pleret. Aksesnya sudah sangat bagus dan mudah ditemukan.

 

Pengunjung dapat menjangkaunya dengan menggunakan kendaraan umum maupun kendaraan pribadi. Bila pengunjung mendapati kesulitan menemukan lokasi, maka bisa mengandalkan bantuan Google Maps.

 

Sejarah Situs Payak

 

Menurut Badan Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) situs ini dahulunya adalah tempat sumber air kuno atau petirtaan kuno. Berdasarkan bentuk bangunan yang tersisa yaitu berupa susunan batuan putih membentuk huruf U tersebut berukuran panjang 3,12 meter dan lebar 1,24 meter merupakan tempat untuk pemandian.

 

Pada tahun 1970 situs ini ditemukan dan dilakukan penggalian setahun setelahnya dengan empat tahap. Pada tiap penggalian ditemukan beberapa peninggalan seperti peripih yag terdiri atas lempengan emas dan perak, dan pecahan kendi dari bahan gerabah. Dari penggalian dan penemuan tersebut konon tempat ini juga digunakan sebagai ritual keagamaan maupun kegiatan yang lain dengan pengambilan air suci dari situs ini.

 

Situs ini disinyalir merupakan warisan dari peradaban Hindu dan dibangun pada abad 9 Masehi. Hal tersebut nampak dari ditemukannya Arca Dewa Siwa di lokasi yang berada pada relung dinding.

 

Suasana Situs Payak

 

Suasana di sekitar situs ini terlihat hijau dan alami. Situs ini dikelilingi oleh pagar dari rumput hijau, tebal dan rapi. Posisi situs berada lebih rendah 6 meter dari area sekitar sehingga untuk menuju lokasi harus menuruni anak tangga. Kondisi situs sendiri sangat bersih dan rapi dan terdapat penjaga yang merawatnya.

 

Pada hari- hari biasa situs ini sepi pengunjung, meskipun sepi namun situs ini tetap besih dan terawat. Untuk melihat situs pengunjung tidak dipungut biaya, mereka hanya menulis daftar nama di buku tamu. Bisanya penjaga membuka situs ini dari pagi hingga pukul 2 siang.

 

Menikmati Kemeriahan Desa

 

Selain mengunjungi situs dalam wilayah sekitar situs terdapat beberapa aktivitas menarik yang dapat dilakukan oleh pengunjung. Salah satunya adalah wisata Taman Kebon Empring. Yaitu sebuah tempat khas tradisional yang memanfaatkan sumber daya desa untuk dimodifikasi menjadi taman dan pasar tradisinonal.

 

Terlihat dari penamaannya, pasar ini memang berada di kawasan hutan bamboo dan berada di tepi sungai. Pengelolaannya dilakukan oleh warga lokal setempat. Mereka mengubah lokasi ini menjadi tempat tujuan rekreasi yang menarik bagi warga. Di sini pengunjung dapat menikmati aneka jajanan hingga menu makanan khas pedesaan. Untuk anak- anak disediakan aneka permainan seperti egrang, bakia, dan wisata air sungai. Jernihnya air sungai membuat anak- anak senang bermain di dalamnya. Tak lupa untuk berfoto- foto degan background bamboo yang dibentuk aneka rupa sehingga keren untuk selfie.

 

Kelengkapan Fasilitas

 

Lengkapnya fasilitas umum yang tersedia di lokasi wisata tentu menjadi pertimbangan dalam menentukan pilihan suatu objek wisata. Bagi sebagian besar wisatawan terkadang lebih memilih datang ke tempat yang sudah memiliki kelengkapan fasilitas umum demi kenyamanan selama wisata.

 

Meskipun di Situs Payak ini kelengkapan fasilitasnya belum cukup memadai, namun pengunjung dapat mensiasatinya dengan mempersiapkan perlengkapan sendiri dari rumah. Misalnya dengan membawa bekal makan dan minum untuk mengantisipasi bila tidak ada penjual makanan di sekitar lokasi.

 

Atau hal tersebut dapat diatasi dengan setelah berkunjung ke Payak, mereka datang ke Pasar Empring dimana fasilitas di lokasi tersebut lebih lengkap. Dengan begitu liburan tidak akan terganggu bahkan lebih menarik, sekali perjalanan dapat menikmati beberapa objek wisata.