Serunya Bermain di Desa Wisata Rumah Domes

Apa yang kita lihat di film atau televisi kadang begitu menarik sampai-sampai menginginkan hal tersebut benar-benar bisa ditemui di dunia nyata. Salah satunya adalah rumah unik yang ditempati Teletubbies. Rumah berbentuk bulat, terlihat mungil, unik dan menarik untuk diambil fotonya. Sebagian rumah bentuknya hampir sama, menggunakan genting, atau asbes, atau beton serta bentuknya selalu simetris. Namun tidak dengan rumah Tinky Winky, Dipsy, La Laa dan Po yang berbentuk bulat. Nah, rumah ini pun bisa Anda lihat di Yogyakarta. Rumah nan lucu dan menggemaskan. Namanya Rumah Domes.

 

Sekilas tentang Desa Wisata Rumah Domes

 

Desa Wisata Rumah Domes terletak di New Nglepen, Dusun Sengir, Kelurahan Sumberharjo, Kecamatan Prambanan, Kabupaten Sleman, Yogyakarta. Sebelum menjadi obyek wisata rumah dome tempat tersebut merupakan relokasi para penduduk yang tinggal di bukit Nglepen karena rumah mereka ambles sedalam 7 meter akibat gempa pada 2006.

 

Setelah gempa mereka memperoleh bantuan dari lembaga nirlaba Amerika Serikat Domes For The  World dan donator perorangan dari Arab Saudi. Rumah-rumah unik tersebut mulai dihuni warga sejak 2007. Terdapat 80 unit bangunan di lokasi tersebut. Dimana 71 bangunan merupakan hunian dari 71 KK dan sisanya merupakan fasilitas umum yang dipakai bersama. Fasilitas tersebut terdiri dari mushalla, aula, puskesmas, dan beberapa toilet yang masing-masing bisa dipakai 8 hingga 10 KK.

 

Bentuk Unik dan Aman

 

Mungkin diantara Anda ada yang penasaran dan ingin tahu berapa harga rumah dome? Sayangnya rumah ini tidak dijual. Penduduk yang menempati rumah-rumah tersebut tidak memiliki hak kepemilikan atas tanah maupun bangunan. Mereka hanya boleh menempati. Nah, apa sebenarnya yang menarik dari rumah tersebut? rumah ini dari bentuknya sangat unik.

 

Atap bulat seperti igloo suku Eskimo, tidak ada genting pada rumah dome. Luas bangunan sekitar 38 meter persegi yang terdiri dari dua lantai. Biasanya di bagian bawah dipakai untuk ruang makan, ruang tamu, dapur dan kamar tidur dua ruang. Sementara lantai atas untuk ruang keluarga. Ruang ventilasi berada di puncak dome, empat jendela yang tersebar dua di depan dan kamar masing-masing satu.

 

Sedangkan pintu berada di depan dan belakang. Rumah ini hanya ada di lima negara penerima bantuan. Selain Indonesia ada India, Belize, Etiopia dan Haiti. Konsep rumah yang ramah dengan alam dan dipercaya tahan terhadap gempa, badai, topan dan api. Selain itu disebut pula rumah anti rayap, jamur dan tikus.

 

Menjadi Desa Wisata

 

Karena keunikan yang dimiliki inilah kemudian muncul Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) dengan bantuan Dinas Pariwisata setempat untuk mengelola The New Nglepen sebagai desa wisata dan aset dome. Desa wisata rumah dome prambanan kemudian dibuka atau diresmikan sebagai desa wisata sejak 2008. Bisa dijadikan alternatif wisata selain mengunjungi desa wisata lain seperti desa wisata Gamplong atau Desa Wisata Garongan.

 

Untuk memasuki desa wisata ini, para pengunjung dikenai biaya masuk sebesar Rp 5000,-. Dimana begitu berada di dalamnya, para pengunjung bisa menikmati pemandangan unik dari rumah tersebut. Anda bisa berkeliling kampung menggunakan kereta odong-odong maupun ATV.

 

Untuk menggunakan odong-odong Anda dikenai tiket sebesar  Rp 5000,- sedangkan ATV  sebesar Rp 50.000,- per 15 menit. Selain itu ada pula jasa paket wisata misalnya edukasi tentang rumah dome, outbond, trekking maupun homestay. Tidak sedikit yang menggunakan tempat tersebut sebagai setting untuk pembuatan film indie, pre wed, maupun sekadar foto-foto seru.

 

Semua untuk Warga

 

Anda tidak perlu ragu berkunjung, karena desa wisata tersebut dikelola warga artinya pemasukan yang diterima pun juga untuk warga. Apalagi beberapa fasilitas umum digunakan bersama artinya perlu dirawat bersama. Selain itu pemasukan juga digunakan untuk pajak tanah setiap KK. Jadi semua memang ditujukan untuk warga. Sebagian besar desa wisata seperti Desa Wisata Grogol pun juga melibatkan para warga.

 

Di Dome tidak hanya pria saja yang ambil peranan, karena para perempuan dan ibu juga tidak mau kalah. Mereka dillibatkan untuk makanan tradisional atau makanan ringan yang bisa dijadikan oleh-oleh, katering jika ada yang menggunakan homestay dan sebagainya. Jadi tidak perlu ragu untuk berkunjung ke Desa Wisata Rumah Domes.