Pesona Budaya di Pantai Ngobaran

Hal menarik ketika mengunjungi sebuah pantai adalah ketika bisa menyaksikan kebudayaan yang dimiliki penduduk sekitar pantai. Adat istiadat yang dimiliki dan sudah ada selama bertahun-tahun. Sejak awal pantai sudah mencuri perhatian dengan panorama alamnya. Nah, adanya kebudayaan atau adat-istiadat masyarakat sekitar menjadi semacam bonus yang bisa disaksikan di pantai tersebut. Jadi jika Anda menemukan sebuah pantai dengan budaya yang kuat di masyarakatnya jangan lupa untuk memperhatikan, mendokumentasikan dan tentu saja menikmatinya. Adalah sebuah pantai di Gunungkidul yang juga menawarkan pesona budaya selain pesona alamnya. Orang Yogja menyebutnya Pantai Ngobaran.

 

Tentang Pantai Ngobaran

 

Pantai Ngobaran lokasinya tidak jauh dari Pantai Ngrenean yang berada di Desa Kanigoro, Kecamatan Saptosari, Kabupaten Gunungkidul. Sekitar 2 km dari Ngrenehan. Pantai ini menampilkan pemandangan eksotis. Anda bisa melihat keindahan pemandangan alam.

 

Birunya laut, ombak meliuk-liuk, debur ombak mendayu-dayu selalu  mampu menawan hati. Melepaskan sedikit beban di hati dan pikiran. Apalagi pantai ini juga kuat dengan pesona budayanya. Dikenal juga sebagai pantai yang ada patung/arca agama Hindu dan Budha.

 

Tidak salah, karena ketika Anda mengunjungi pantai ini Anda bisa menemukan semacam tempat peribadatan. Di tempat tersebut Anda bisa melihat beberapa patung dewa yang berwarna putih. Tempat ini merupakan tempat peribadatan kepercayaan Kejawan.

 

Kejawan sendiri berasal dari salah satu nama putra Brawijaya V yaitu Bondhan Kejawan. Brawijaya V merupakan salah satu keturunan Raja Majapahit. Tempat tersebut dibangun pada 2003 sebagai peringatan Brawijaya V pernah singgah di Ngobaran.

 

Jadi, Kepercayaan Kejawan ini berbeda dengan Kejawen. Selain tempat peribadatan Kepercayaan Kejawan, Anda juga bisa menemukan bangunan Joglo yang digunakan Kepercayaan Kejawen untuk beribadah.

 

Berjalan beberapa meter dengan menyusuri jallan setapak Anda bisa menemukan Pura yang digunakan umat Agama Hindu beribadah. Belum diketahui kapan pura tersebut dibangun pertama kali.

 

Masjid Unik

 

Anda pun juga bisa menemukan sebuah masjid. Masjid tersebut berukuran 3 x 4 meter. Masjid tersebut memiliki beberapa keunikan. Keunikan pertama terletak pada lantainya. Lantai masjid ini berupa pasir. Sehingga beribadah di masjid ini seolah menyatu dengan pantai.

 

Keunikan kedua arah masjid tersebut. Umumnya, masjid menghadap ke arah barat sehingga lebih memudahkan saat sholat menghadap ke kiblat. Namun masjid ini menghadap  ke selatan. Sehingga sebelum sholat, sebaiknya memperhatikan petunjuk arah kiblat yang dibuat penduduk sekitar.

 

Tidak banyak yang tahu alasan mengapa masjid tersebut menghadap ke selatan. Bagian depan yaitu tempat imam memimpin sholat pun di ruang terbuka sehingga bisa menghadap laut lepas. Keunikan seperti ini tentu tidak bisa disaksikan di tempat lain bukan? Karena ketika mengunjungi pantai lain seperti pantai nglegundi Anda pasti menyaksikan keunikan lainnya.

 

Kaya dengan Biota Laut

 

Setiap pantai memiliki keunikan masing-masing. Berada di pantai nampu Anda pasti bisa membedakan keunikan pantai tersebut dengan Ngobaran. Apalagi Ngobaran kuat dengan budayanya. Selain itu pantai ini juga kaya dengan biota lautnya.

 

Anda bisa menyaksikannya ketika air laut surut, Anda bisa melihat hamparan rumput laut, baik yang hijau maupun coklat. Kemudian saat melihat lebih dekat di sela karang-karang yang ada, Anda akan menemukan banyak binatang laut misalnya ikan-ikan kecil warna-warni, kerang-kerang beraneka bentuk, bintang laut dan landak laut atau dikenal juga dengan bulu babi.

 

Potensi Kuliner

 

Kuliner biasanya salah satu hal yang menjadi daya tarik saat mengunjungi suatu tempat seperti saat berada di pantai wedi ombo. Begitu pula ketika berada di Ngobaran. Sebenarnya pantai ini memiliki potensi yang kuat untuk pengembangan kuliner.

 

Apalagi bisa dengan mudah menemukan rumput laut. Kebanyakan rumput laut dijual kepada tengkulak padahal ketika para penduduk mampu mengolahnya tentu memiliki nilai jual yang lebih tinggi. Begitu pula dengan landak laut atau bulu babi.

 

Kebayakan penduduk sekitar mencari dan mengolahnya untuk makanan sehari-hari. Landak laut dibuka atau dikepras sehingga terlihat bagian dalamna yang berwana kekuningan. Nah, itulah yang diolah misalnya ditumis atau digoreng. Sesuai selera. Bukankah ketika mereka mengolahnya dan menawarkannya bisa menjadi menarik perhatikan pengunjung Pantai Ngobaran yang penasaran ingin mencicipinya? Dengan paket wisata di Jogja dari para agen wisata, Anda akan mendapatkan kemudahan dalam menikmati pantai ini.