Pesona Tebing Karang di Pantai Kesirat

Pantai menawarkan pasir hitam atau putih tentu sudah biasa. Bisa ditemukan di berbagai daerah di Indonesia. Nah, selain pantai berpasir hitam atau putih Anda juga perlu sedikit mengetahui tentang pantai berkarang atau bertebing. Saat mengunjungi pantai tersebut Anda tidak akan menemukan hamparan pasir putih atau hitam. Melainkan tebing-tebing yang membatasi Anda dengan laut lepas. Beberapa diantara pantai tersebut bisa Anda temukan di Kabupaten Gunung Kidul, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Pantai Kesirat adalah salah satu pantai di Yogja dengan tebing dan karang yang menakjubkan.

 

Sekilas Tentang Pantai Kesirat

 

Awalnya tidak banyak yang mengetahui keberadaan Pantai Kesirat. Namun karena tingginya aktifitas mancing di pantai kesirat membuat pantai yang berada di Desa Girikarto, Kecamatan Panggang ini semakin dikenal. Informasi dari mulut ke mulut dan penyebaran melalui media sosial menjadi salah satu faktornya. Selain itu tentu saja karena pesona alami pantai ini membuat banyak mata terpana. Anda memang tidak akan melihat ombak datang dan pergi menyapu hamparan pasirnya.

 

Namun Anda bisa mendengar ombak datang dan pergi dengan suara deburannya menghantam batu karang yang mendominasi pantai ini. Tebing menjulang dengan batu karangnya menyambutnya setiap ombak yang menghampiri. Tebing karang tersebut langsung berbatasan dengan laut lepas. Tebing-tebing menjulang tinggi dengan ditumbuhi rumput-rumput hijau dan lumut. Memberikan pengalaman berbeda dalam menikmati pemandangan laut. Tetapi sangat nyaman duduk sambil menikmati hembusan angin dan deburan ombaknya memberikan efek relaksasi.

 

Pemandangan Epik

 

Pantai tebing ini hadir dengan pemandangannya yang begitu epik. Bukan hanya karena laut lepasnya tetapi juga beberapa faktor pendukung yang ada. Salah satu faktor yang membuat penasaran orang untuk mengunjungi pantai  ini adalah keberadaan pohon unik di tepi tebing laut Kesirat. Satu-satunya pohon yang tumbuh di bibir tebing dan langsung mencuri perhatian.

 

Pohon tersebut sudah lama berada di tebing tersebut. Adanya pohon tersebut memberikan pemandangan epik terutama saat matahari terbenam. Utamanya lagi ketika musim kemarau. Saat musim kemarau pohon tersebut  kecenderungan meranggas sehingga nyaris tidak ada daun di pohon hanya  ranting-ranting saja. Namun saat musim penghujan tiba, pohon tersebut ditumbuhi daun yang rimbun.

 

Tempat Camping dan Memancing Favorit

 

Selain hadir dengan pemandangannya yang mengagumkan pantai yang tersembunyi di balik semak-semak ini pun juga dikenal sebagai tempat camping favorit. Banyak yang memutuskan untuk camping pantai kesirat dengan mendirikan tenda tidak jauh dari pohon abadi tersebut.

 

Suasanya yang tenang saat malam dan jauh dari pemukiman warga membuat pantai ini sangat nyaman sebagai tempat camping. Ingin membuat api unggun, menikmati suara deburan ombak, bintang-bintang di langit memang sangat memungkinkan untuk dilakukan.

 

Selain dipenuhi pengunjung yang ingin bermalam banyak juga pengunjung yang memang datang untuk memancing di lokasi ini. Dulunya  sebelum banyak dikenal masyarakat dan dibuka sebagai tempat wisata, tempat ini memang lebih terkenal di kalangan pemancing. Apalagi pantai ini memang banyak disinggahi ikan-ikan baik ikan kecil maupun besar.

 

Pantai ini disebut-sebut salah satu pantai yang memiliki spot rock fishing paling baik. Anda pun akan menemukan sebuah pondok kecil di pantai ini. Tempat dimana para pemancing saling bertemu dan berbagi cerita dan mungkin bercerita juga tentang pantai lainnya seperti Pantai Widodaren.

 

Kental dengan Kearifan Lokal

 

Setiap mendatangi tempat maupun tempat baru biasanya untuk selalu membuka pikiran dengan berbagai pengetahuan. Terutama tentang budaya atau adat setempat. Pasalnya saat berkunjung,  berarti kita adalah tamu. Maka harus menghormati setiap adat budaya yang ada. Setiap tempat bisa saja memililiki kebudayaan berbeda. Misalnya saat mengunjungi pantai Peyuyon mungkin masyarakat sekitar pantai tersebut memliki kebiasaan berbeda dengan masyaraka di pantai kayu ayun.

 

Begitu pula saat berada di Kesirat ini. Masyarakatnya masih memegang tradisi. Salah satunya adalah tradisi brubuh-brubuh atau ngalap berkah yang dilakukan setahun sekali. Saat tradisi tersebut dilakukan maka pantai ini disakralkan. Tradisi tersebut merupakan tradisi masyarakat setempat untuk menjaga keseimbangan alam dengan tidak menebang pohon sembarangan.

 

Menebang pohon hanya dilakukan ketika musim padi menguning. Nah, sebelum mengunjungi Pantai Kesirat maupun tempat baru lainnya cari tahu mengenai adat setempat maupun larangan yang ada sehingga tidak menganggu.

 

Alamat:  Desa Girikarto, Kecamatan Panggang, Kabupaten Gunungkidul, DIY