Jadi Pilot Sehari di Museum Pusat TNI AU Dirgantara Mandala

Pilot merupakan salah satu profesi  impian anak-anak. Terbang di angkasa, melihat awan dan langit dari jarak yang lebih dekat. Setidaknya bisa merasakan atau melihat isi pesawat terbang dari dekat pun bisa memberikan kebahagiaan. Coba saja, ajak buah hati atau keponakan melihat pesawat dari dekat. Apalagi jika mereka suka sekali dengan pesawat atau bercita-cita menjadi pilot. Bisa bertemu dengan pilot dan melihat pesawat dari dekat bukan tidak mungkin bisa menambah semangat mereka untuk menggapai cita-cita. Ingin mencoba? Gih, ajak mereka melihat pesawat, salah satunya di Museum Pusat TNI AU Dirgantara Mandala.

 

Tentang Museum Pusat TNI AU Dirgantara Mandala

 

Museum Pusat TNI AU Dirgantara Mandala beralamat di Kompleks Landasan Udara Adisucipto, Jl. Kolonel Sugiono, Sleman, DIY. Tidak hanya sekedar museum sebagai tempat untuk menyimpan barang-barang lama dan bersejarah saja. Tempat ini bisa menjadi sumber pengetahuan. Pengetahuan bagi siapa saja, tidak hanya anak-anak tetapi juga orang dewasa.

 

Tidak sedikit orang dewasa yang menganggap remeh dan hanya sekadar jalan-jalan melihat-lihat. Padahal antusias orang dewasa juga akan menular kepada anak-anak. Ketika orang dewasa menikmati jalan-jalan yang dilakukan termasuk di museum, maka anak-anak pun pasti menyukainya. Jika Anda penasaran sebenarnya apa saja koleksi yang ada di museum dirgantara itu, Anda pasti kaget dan mungkin baru pertama kalinya melihat atau mendengar nama-namanya.

Menambah Pengetahuan Dunia Penerbangan Indonesia

Saat menceritakan profesi pilot kepada anak-anak, apa yang biasanya Anda ceritakan? Pilot yang tampak gagah dengan pakaiannya? Pilot yang bisa terbang ke sana ke sini di dalam maupun luar negeri? bagaimana dengan sosok-sosok pilot di Indonesia? pilot yang berjuang demi kemerdekaan bangsa Indonesia? Berapa banyak yang Anda kisahkan?

 

Pesawat pertama di Indonesia? nah, inilah salah satu fungsi dan manfaat museum dirgantara yaitu menambah pengetahuan mengenai sejarah penerbangan yang ada di Indonesia. Anak-anak pun tidak hanya mengetahui profesi pilot saja. Mereka juga mengetahui pahlawan sesungguhnya, para pilot Indonesia. Bukan hanya tokoh rekaan dalam cerita fiksi misalnya dalam film atau kartun.

Belajar Sejarah

Segala  sesuatu selalu memiliki kisah masing-masing. Begitu pula dengan Sejarah Museum Dirgantara Yogyakarta. Mungkin tidak banyak yang tahu bahwasanya museum yang memiliki deretan koleksi hal-hal kedirgantaraan Indonesia ini awalnya berada di Jakarta. Padahal sejarah lahirnya TNI Angkatan Udara berada di Yogyakarta. Melalui berbagai pertimbangan akhirnya museum ini pindah ke Kompleks Lanud Adisucipto, Maguwoharjo, Jogya .

 

Keberadaaan museum ini tentu semakin menjadikan Yogyakarta sebagai salah satu tempat wisata sekaligus belajar sejarah. Selain museum dirgantara ada juga museum jogja kembali dan Museum/Monumen Pahlawan Pancasila. Liburan tidak hanya sekedar bermain-main namun bisa menambah pengetahuan yang dimiliki. Apalagi pengetahuan tersebut berkaitan dengan sejarah Indonesia.

 

Koleksi yang ada di museum ini tentu berbeda dengan yang ada di Museum Seni Lukis Kontemporer dengan beragam lukisannya. Nah, di museum ini Anda akan melihat deretan foto maupun kisah para pejuang yang menjadi pelopor berdirinya TNI AU yang perlu diketahui. Sehingga Anda pun memiliki bahan untuk berkisah kepada buah hati maupun keponakan.

 

Sosok-sosok pahlawan tersebut antara lain Marsekal Muda TNI Anumerta Agustinus Adisutjipto, Marsekal Muda TNI Anumerta Prof. Dr. Abdulrachman Saleh, Marsekal Muda TNI Anumerta Abdul Halim Perdanakusuma, Marsekal Muda TNI Anumerta Adi Sumarmo, dan lain-lain.

 

Tidak hanya foto tetapi juga bisa melihat tanda kehormatan, pakaian dinas, senjata api, buku, mesin pesawat, parasut, dan lainnya. Pemandu yang membantu memahami segala informasi pun siap mengantarkan Anda. Pemandu tersebut menggunakan seragam resmi angkatan udara. Anak-anak pasti semakin bersemangat ketika mendengarkan penjelasannya.

 

Koleksi Pesawat

 

Setiap koleksi yang ada di Museum Geoteknologi Mineral tentu berhubungan dengan geoteknologi. Sementara di museum dirganta siapkan diri Anda menjadi seorang pilot atau setidaknya sedangkan belajar teori untuk menjadi pilot. Belajar sejarah penerbangan di Indonesia dengan nyaman. Lalu siapkan diri melihat puluhan pesawat di dalamnya.

 

Termasuk mesin pertama yang pernah dirakit orang Indonesia pada 1948. Belum lagi pesawat-pesawat yang berperan penting dalam perjuangan meraih kemerdekaan Indonesia. Ah, Anda juga bisa menyewa kostum penerbang dan mengambil pose untuk difoto di dalam kokpit. Jadi, sudah siapkah menjadi pilot sehari di Museum Pusat TNI AU Dirgantara Mandala Yogyakarta?

 

Jam Operasional : Senin – Minggu ( 08.30 – 15.00 WIB)
Harga Tiket: Rp 4.000 / orang
Alamat: Kompleks Landasan Udara Adisucipto, Jl. Kolonel Sugiono
No Telp: (0274) 564466, (0274) 484453
Website: tni-au.mil.id