Belajar Menenun di Desa Wisata Gamplong

Hal paling menyenangkan saat mengunjungi desa wisata adalah ketika bisa melihat hasil kerajinan maupun hasil pertaniaan mereka. Bisa melihat secara langsung bagaimana proses yang harus dilalui untuk memperoleh produk atau hasil kerajinan yang dipasarkan. Melihat buah-buah atau sayuran bahkan ikut memanennya. Buah bertumpuk-tumpuk begitupun sayur-sayuran. Kemudian melihat proses menghasilkan satu lembar kain batik tulis atau tenun dan ikut mencoba membuatnya. Mengetahui bagaimana kerja kerasnya dan kesulitannya. Hal tersebut justru bisa semakin menghargainya karya mereka. Inilah mengapa mengunjungi desa wisata bisa menjadi paket lengkap untuk liburan. Anda bisa menemui semua ini di desa wisata Gamplong.

 

Tentang Desa Wisata Gamplong

Desa Wisata Gamplong merupakan sebuah desa wisata kerajinan tenun. Desa ini berada di Padukuhan Gamplong, Desa Sumber Rahayu, Kecamatan Moyudan, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. Desa yang berada di sebelah barat Kota Yogyakarta ini terkenal dengan kerajinan gamplong menggunakan Alat Tenun Bukan Mesin (ATBM) yang mereka tekuni sejak 1950. Awal-awal kerajinan tenun yang dihasilkan didominasi sapu tangan, stagen dan serbet.

 

Kemudian pada 1970an sempat dibuat usaha lebih besar karena jumlah permintaan meningkat sehingga memiliki beberapa karyawan. Sayangnya pada saat krisis moneter usaha ini ikut terkena dampaknya dan sempat berhenti berproduksi karena harga bahan baku yang semakin mahal. Pada 1998 terdapat permintaan untuk mengolah serat alam.

 

Seiring dengan waktu semakin banyak yang memesan tenunan menggunakan serat alam dan eceng gondok. Hal ini juga semakin meningkatkan jumlah warga yang menjalankan usaha serupa. Hingga pada 2001 dibentuk Paguyuban Tegar (Tekun, Ekonomi, Gigih, Amanah, Rajin) yang memproduksi bermacam-macam kerajinan tangan. Tahun 2004 akhirnya desa ini resmi sebagai desa wisata khususnya untuk cinderamata.

 

Terbentuknya Paguyuban Tegar sesungguhnya untuk mencegah persaingan yang tidak sehat. Karena biasanya jika semakin tinggi jumlah orang yang menjalankan sebuah usaha kemudian timbul permainan harga yang lama-kelamaan bisa berpengaruh terhadap kualitas sebuah produk. Nah, keberadaan paguyuban tersebut tidak hanya memberikan manfaat bagi para warga tetapi juga berpengaruh terhadap harga kain tenun jogja yang tetap sesuai dengan kualitas yang ditawarkan.

 

Kerajinan yang Dihasilkan

 

Wayang kulit dan gamelan merupakan kerajinan yang bisa Anda temui ketika mengunjungi desa wisata grogol. Berbeda ketika berada di Gamplong Anda bisa melihat beberapa hasil kerajinan tenun seperti ikat pinggang biasa digunakan perempuan berupa kain panjang atau biasa disebut stagen, serbet dan sapu tangan.

 

Selain itu beberapa kerajinan yang terbuat dari eceng gondog, lidi pohon kelapa, akar wangi, mendong dan serat alam lainnya menjadi kerajinan seperti dompet, tas, tikar, gorden, dan lainnya. Ada juga kerajinan yang memanfaatkan pasir laut.

 

Anda tidak hanya bisa melihat namun bisa juga mempraktikkannya. Karena mereka juga memberikan pelatihan atau semacam workshop bagi para pengunjung. Jika Anda menginginkannya, tentu harus menginformasikannya terlebi dahulu.

 

Fasilitas yang Ditawarkan

 

Keunggulan desa wisata kaliurang timur terletak pada tempat-tempat wisata alam yang ditawarkan. Sedangkan Wisata Gamplong menawarkan wisata kerajinan dimana Anda bisa melihat proses menenun dan merajut maupun pembuatan kerajinan lainnya. Tidak hanya itu saja Anda juga bisa belajar menenun.

 

Mulai dari proses pewarnaan, bagaimana memasukkan benang ke ATBM, bagaimana proses menenun hingga proses akhir. Proses belajar tersebut akan didampingi pengrajin secara langsung yang membantu setiap tahapan. Begitu pula saat belajar merajut. Anda akan diajari dari memasukkan benang, teknik dan penggunaan alat hingga menghasilkan barang jadi.

 

Penginapan yang Nyaman

 

Nah, jika ingin lebih maksimal dalam belajar proses menenun, merajut maupun kerajinan lainnya tentu saja sebaiknya menginap di desa wisata ini. Toh, ada banyak penginapan yang disediakan dengan harga terjangkau. Apalagi pemandangan alam yang ada sayang untuk dilewatkan. Mengunjungi desa wisata termasuk  desa wisata jamur sebaiknya memang harus menginap.

 

Anda bisa mengetahui bagaimana keseharian warga, kapan aktifitas menenun dan merajut maupun aktifitas lain dilakukan. Selain itu bisa menikmati kuliner khas dengan suasana alam yang tenang. Tidak hanya membuat pikiran fresh tetapi bisa belajar hal baru saat berada di Desa Wisata Gamplong dan bisa membawa oleh-oleh unik dan menarik.