Menikmati Pemandangan di Candi Sambisari

Sebelum menjadi sebuah negara Republik Indonesia, tanah air kita ini terdiri dari kerajaan – kerajaan. Dimana setiap kerajaan memiliki istana, salah satu bagiannya adalah candi. Bisa jadi candi tersebut merupakan beteng untuk mengawasi musuh, bisa jadi tempat upacara tertentu, tempat pemujaan, tempat para raja dengan ratu atau selirnya bertemu atau mungkin tempat ibadah. Nah, istana zaman dulu didominasi dengan batuan. Arsitektur yang unik dengan cara pembangunan maupun perekatan batuan serta ukiran yang dilakukan masih menjadi misteri yang belum pasti kebenaraannya. Candi selalu menarik perhatian dengan keunikannya. Dan di Jogja ada begitu banyak candi yang bisa  dikunjungi. Adalah Candi Sambisari yang eksotis.

 

Candi Sambi Sari

 

Candi Sambi Sari merupakan salah satu candi yang akhir-akhir ini banyak dikunjungi. Yogyakarta dulunya merupakan pusat peradaban Mataram kuno. Itulah mengapa ada begitu banyak dibangun tempat pemujaan, tempat upacara dan sebagainya yang berada di kaki Gunung Merapi dan pegunungan Batur Agung. Hingga akhirnya erupsi Gunung Merapi terjadi, seluruh peradapan pun porak-poranda, candi-candi yang ada pun terkubur beserta seluruh kehidupan yang ada. Ratusan tahun kemudian satu per satu candi-candi tersebut ditemukan. Termasuk diantaranya Candi Barong kemudian Candi Sambisari. Konon candi ini ditemukan seorang petani. Kemudian dievakuasi dan direkonstruksi yang membutuhkan waktu hampir 3 windu. Karena candi ini ditemukan pada 1966 kemudian selesai dipugar pada 1987.

 

 Memasuki Komplek Candi

 

Untuk memasuki area candi harus berjalan kaki, menuruni anak tangga karena candi berada sekitar 6,5 meter dari permukaan tanah, seperti berada di ruang bawah tanah. Candi ini diperkirakan dibangun sekitar 812 – 838 M satu masa dengan beberapa candi lain seperti Candi Sojiwan, Candi Prambanan dan Candi Plaosan. Ada satu candi induk dan tiga candi pendukung ketika Anda memasuki komplek candi. Anda juga akan melihat 8 lingga patok dimana masing-masing patok tersebut berada sesuai arah mata angin. Jika melihat dengan seksama, candi seakan-akan seperti kastil yang berada di tengah taman dikelilingi padang rumput hijau ditata dengan rapi.

 

Memasuki candi utama, Anda akan bertemu dengan singa di dalam mulut sebangsa hewan dalam mitologi Yunani yang disebut makara. Anda juga akan melihat selasar selebar satu meter dimana saat menjelajahinya, Anda bisa melihat tiga relung dengan arca di dalamnya. Arca Dewi Durga  terlihat di bagian utara dengan 8 tangannya yang memegang senjata, sedangkan arca Ganesha berada di bagian timur dan arca Agastya dengan kalung tasbihnya berada di bagian selatan.

 

Lalu masuk ke dalam bilik candi utama, Anda bisa menemukan lingga dan yoni berukuran besar. Keberadaan dua benda tersebut menjelaskan bahwasanya candi tersebut digunakan sebagai tempat pemujaan terhadap Dewa Syiwa. Sementara itu saat berjalan keluar, Anda bisa melihat tiga candi pendamping berukuran lebih kecil dibandingkan candi utama. Ketiganya kemungkinan sejak awal dibangun tanpa atap.

 

Terdapat Museum

 

Nah, selain bisa mengunjungi Candi Sambisari, Anda juga bisa mengunjungi sebuah museum di kawasan tersebut. Anda bisa mencari tahu mengenai segala informasi tentang sejarah penemuan maupun proses evakuasi yang dilakukan di museum tersebut. Selain itu, Anda juga bisa melihat beberapa batuan maupun arca yang diselamatkan karena tidak mungkin untuk tetap berada di lokasi karena bisa bertambah  kerusakannya dan beberapa alasan lain. Foto – foto kondisi areal candi sebelum ditemukan yang berupa persawahan kemudian saat proses penggalian dan rekonstruksi yang berjalan dalam kurun waktu puluhan tahun.

 

Cara Menikmati Suasana di Areal Candi

 

Mungkin Anda bertanya-tanya bagaimana apa yang bisa dilakukan saat mengunjungi tempat wisata seperti candi gebang atau Candi Abang dan candi-candi lainnya. Padahal banyak hal yang bisa dilakukan. Mengunjungi candi saat pagi hari maka Anda bisa memperoleh pemandangan menakjubkan.

 

Embun pagi yang menempel di rerumputan, sinar mentari yang mengenai candi, dan tentu saja berkeliling melihat candi. Anda tentu saja bisa mengabadikan setiap momen. Jika Anda penggemar fotografi maka menjadi sebuah tantangan untuk bisa memperoleh foto dari berbagai angle dan menemukan foto Candi Sambisari terbaik.