Romantisnya Malam di Bukit Bintang

Berkunjung ke Yogyakarta tak lengkap rasanya bila tak menjelajah spot-spot wisata kekinian yang ramai di kalangan anak muda jaman sekarang. Maraknya penggunaan media sosial sebagai ajang pergaulan dalam satu dekade belakang ini berhasil menggeser perilaku masyarakat menjadi lebih aktif dalam merespon segala sesuatu hal yang baru untuk kemudian diunggah ke laman media sosialnya.

 

Terlebih bila seorang tersebut berkunjung ke tempat wisata baru yang masih jarang didatangi wisatawan, pastilah ada sensasi tersendiri entah untuk dipamerkan ataupun justru sebagai trend setter pemberi informasi yang berguna bagi followernya mulai dari lokasi, cara menuju kesana, harga tiket, dan kondisi jalan.

 

Sebut saja Bukit Bintang, Kalibiru, Goa Gelatik, dll adalah beberapa contoh tempat- tempat hits yang awalnya terkenal karena kekuatan media sosial.

 

Mengenal Bukit Bintang

 

Kondisi topografi Gunungkidul yang merupakan bagian dari Gunung Sewu adalah merupakan daerah yang banyak terdapat perbukitan.Potensi perbukitan ini kini sudah banyak dimanfaatkan menjadi objek wisata pilihan. Banyak bukit seperti Gunung Api purba Nglanggeran, Green Village Gedangsari yang kemudian dipasang spot- spot foto dengan bentuk unik, disediakan tempat duduk, gardu pandang, atau gazebo hingga berdirinya warung makan di sekitarnya.

 

Bukit bintang sendiri adalah awalnya adalah suatu tempat di pinggir jalan perbatasan antara Yogyakarta dan Gunungkidul.Dahulu namanya adalah bukit Hargodumilah yang merupakan tempat pesanggrahan Sri Sultan Hamengku Buwono IX dan statusnya pun masih merupakan tanah milik Sultan hingga saat ini.Dahulu terdapat semacam benteng di sekitar bukit berguna untuk tempat duduk untuk melihat pemandangan sambil beristirahat dari perjalanan Yogya-Wonosari.

 

Karena gempa besar Yogya di tahun 2006 yang berdampak melumpuhkan ekonomi Yogyakarta dan Gunungkidul, maka kemudian banyak warga yang mendirikan warung di sekitar tempat duduk benteng tersebut untuk berjualan. Sejak itu banyak pengunjung terutama muda- mudi yang mampir di warung beristirahat sembari menikmati pemandangan kota Yogya dari atas bukit hingga namanya disebut Bukit Bintang.

 

Lokasi Bukit Bintang

 

Bukit Bintang sangat mudah ditemukan karena letaknya yang berada di pinggir jalan utama Yogyakarta-Wonosari, tepatnya setelah jalanan menaik dari Piyungan sebelum Kecamatan Patuk.

 

Menuju ke Bukit Bintang dapat dijangkau dengan kendaraan pribadi maupun kendaraan umum dengan rute dari Yogyakarta menuju Wonosari.Rute jalanan yang dilewati sudah sangat bagus.

 

Kelebihan Bukit Bintang

 

Pesona yang ditawarkan oleh Bukit Bintang adalah melihat pemandangan kota Yogyakarta dari atas ketinggian. Kota Yogyakarta dapat dilihat sangat jelas dari  Bukit Bintang Jogja siang hari, menikmati semilir angin perbukitan dengan pandangan yang luas tanpa batas sangat refreshing. Pengunjung bisa sangat betah di tempat ini dari hingga menikmati matahari terbenam. Keindahan cakrawala saat sunset tentu dengan background perkotaan yang nampak kecil- kecil  dari kejauahan sangat sayang untuk dilewatkan.

 

Pesona Bukit Bintang Jogja di malam hari adalah spot paling dinanti.Bila cuaca sedang cerah maka kerlap- kerlip lampu dari Kota Yogyakarta adalah keindahan yang bisa dinikmati di bukit pinggir jalan ini. Tak ketinggalan pula banyaknya pengunjung dapat melihat bintang- bintang di langit yang menghiasi malam  menambah suasana makin romantis. Karena itulah bukit ini disebut bukit bintang.

 

Tak perlu khawatir sengan semilir angin dan dinginnya udara perbukitan, di sekitar tempat duduk tersebut banyak warung yang menyediakan aneka minuman hangat seperti kopi, teh, dll yang cukup untuk menghangatkan tubuh. Terdapat juga berbagai cemilan seperti jangung bakar dan cilok yang sangat cocok untuk menemani pengunjung sembari menikmati suasana kerlipan lampu dan bintang. Bahkan ada pula warung sederhana yang menyediakan tempat makan dengan meja berhias lilin kecil untuk mempercantik suasana.

 

Fasilitas Bukit Bintang

 

Melihat letaknya yang berada di pingggir jalan raya, bagi pengunjung yang ingin menikmati suasana di bukit ini tidak ada retribusi untuk tiket masuk bukit bintang Jogja. Fasilitas yang terdapat di tempat ini hanyalah warung- warung sederhana penyedia makan minum bagi pengunjung yang datang. Bukit lebih ramai pada akhir pekan maka perlu diperhatikan keterediaan parkir.