Menyusuri Persawahan Menuju Air Terjun Sidoharjo

Kulon Progo memiliki potensi wisata berupa air terjun yang katanya merupakan tertinggi di Jogja. Tempat yang satu bisa dibilang belum banyak pengunjung yang tahu akan keberadaannya.  Lokasinya berada di tempat yang masih alami dengan pemandanga khas pedesaan berupa area persawahan di sekitarnya, yaitu Air Terjun Sidoharjo.

 

Lokasi Air Terjun Sidoharjo

 

Keberadaan Air Terjun Sidoharjo tepatnya di Dusun Gonolangu, Desa Sidoharjo, Kecamatan Samigaluh, Kulon Progo, Jogja. Lokasinya berada sejauh kurang lebih 29 km dari pusat kota Jogja dan dapat ditempuh dengan waktu 1 jam perjalanan.

 

Rute yang dapat diambil untuk menuju lokasi air terjun bila pengunjung berangkat dari kota Jogja adalah melalui Jalan Godean menuju Kulon Progo.  Sampai di Jembatan Progo yang merupakan perbatasan Sleman dan Kulon Progo hingga perempatan Kenteng Nanggulan kemudian belok kanan hingga perempatan Dekso. Kemdudian ke kiri hingga MTS Sidoharjo, dari MTS tersebut ikuti petunjuk jalan hingga air terjun.

 

Akses jalanan sudah bagus, namun pengunjung hanya dapat menjangkaunya dengan kendaraan pribadi. Bila kesulitan menemukan lokasi maka bisa mengandalkan bantuan Google Maps.

 

Suasana Air Terjun

 

Begitu sampai di lokasi pengunjung masih harus berjalan kaki sekitar 20 menit untuk menuju titik air terjun dari tempat parkir kendaraan. Untuk menuju lokasi air terjun selama berjalan kaki pengunjung dapat menikmati pemandangan alam pedesaan yang masih sangat alami. Di sekitarnya terdapat hamparan sawah yang hijau bertrap- trap seperti terasering sangat memanjakan mata, sehingga perjalanan menuju air terjun tidak terasa lelahnya.

 

Sampai di lokasi air terjun, pengunjung akan mendapati kesegaran berupa gemericik air yang jatuh dari ketinggian yang mencapai 70 meter.  Debit air terjun akan sangat banyak bila musim penghujan tiba.  Dan sebaliknya debit airnya akan kecil bila musim kemarau.  Di sebelah aliran air terjun berupa tebing- tebing tinggi yang hijau. Di bawah air terjun terdapat kolam yang bisa digunakan untuk bermain air yang berasal dari limpahan air terjun.

 

Biasanya pengunjung yang datang akan bermain air di kolam di bawahnya terlebih bila debit air sedang banyak.  Banyak pula yang duduk- duduk sembari menikmati keindahan aliran air yang berjatuhan dari atas tebing. Tak lupa mereka pun berfoto ria dengan latar belakang air terjun.  Lokasi di bawah air terjun yang cukup landai membuat hasil foto itu nampak keren.

 

Pengelolaan Air Terjun

 

Keberadaan air terjun ini sudah lama diketahui oleh sebagian besar penduduk lokal Kulon Progo. Penamaan air terjun pun sesuai dengan nama kecamatan dimana lokasinya berada.  Namun belum banyak pengunjung yang datang dari luar kotapasalnya belum banyak yang tahu tentang air terjun ini.

 

Oleh karena itu, kini pengembangan terhadap potensi wisata alam ini terus dilakukan. Pengelola yang merupakan penduduk setempat atau warga di sekitar lokasi air terjun terus berbenah dalam meningkatkan fasilitas yang dapat menunjang kenyamanan para wisatawan. Hingga saat ini untuk menikmati pemandangan di air terjun tersebut belum dikenai retribusi resmi. Pengunjung hanya membayar biaya parkir kendaraan bermotor saja.

 

Kedepan diharapkan pengelolaannya akan semakin membaik sehingga air terjun ini dikenal oleh masyarakat luas dari luar Kulon Progo.

 

Membawa Perbekalan Sendiri

 

Tidak seperti objek wisata Goa Kiskendo maupun Taman Sungai Mudal yang sudah bagus pengelolaannya untuk para wisatawan. Air Terjun Sidoharjo masih belum memiliki kelengkapan fasilitas yang cukup untuk mendukung kenyamanan para wisatawan. Fasilitas yang tersedia di area lokasi air terjun masih terbatas pada lahan parkir.

 

Untuk itu bagi para pengunjung hendaknya sebelum menuju ke lokasi air terjun membawa perbekalan sendiri dari rumah. Seperti membawa bekal makan dan minum, memakai sepatu yang pas untuk trekking karena bebatuan di bawah air terjun yang cenderung licin. Dan juga membawa pakaian ganti bila pengunjung ingin main air di kolam bawah air terjun. Tak lupa membawa serta sampah bekas makan dan minum selama di lokasi agar air terjun ini tetap lestari. Pastinya, keindahan air terjun itu sendiri tak harus menyurutkan niat untuk berkunjung ke Air Terjun Sidoharjo.